Informasi institusi
Ikatan Alumni
AKBP-STIE"KBP" Bentuk Ikatan Alumni
Alumni Akademi Keuangan Perbankan
dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Keuangan, Perbankan dan Pembangunan
(AKBP-STIE"KBP") Padang, Sumatera Barat yang berdomisili di Propinsi
Kepri akan membentuk wadah silaturahim dan silaturahmi yang tergabung dalam
Ikatan Alumni AKBP-STIE"KBP" Padang, Propinsi Kepri.
Demikian disampaikan Aditiawarman, mahasiswa AKBP angkatan 1979 belum lama ini.
"Keberadaan Ikatan Alumni AKBP-STIE"KBP" Padang di Propinsi
Kepri ini diharapkan mampu menjadi wadah komunikasi dan tempat
berinteraksi antar sesama alumni AKBP -STIE"KBP" Padang yang ada di
Batam pada khusunya dan Kepri pada umumnya," kata Aditiawarman.
Menurut Adi, sapaan akrab Aditiawarman, keberadaan alumni AKBP-STIE"KBP
Padang dari berbagai angkatan yang berdomisili di Kepri saat ini terbilang
banyak jumlahnya.
Dia memperkirakan jumlah alumni tersebut melebihi angka tiga ratus orang. Para
alumni itu memiliki berbagai latar belakang pekerjaan, mulai dari pengusaha,
Bankir, Pegawai Negeri, Profesional, karyawan perusahaan dan lainnya.
Dikatakannya, dalam rangka membentuk ikatan alumni, saat ini pihaknya tengah
melakukan infentarisasi dan pendataan. Dimana, untuk proses pendataan alumni
ini, pihaknya telah membentuk tim kecil dan membuat pengumuman di media massa
dan media sosial lainnya. Selanjutnya, dengan telah terdatanya keberadaan para
alumni, maka tim kecil segera merumuskan jadwal pembentukan ikatan alumni.
"Agar keberadaan para alumni bisa terdata secara maksimal, kita telah
membentuk tim kecil, dan mereka telah melakukan berbagai hal. Di antaranya
dengan membuat pengumuman di media massa dan media sosial lainnya. Ke depan tim
inilah yang akan kita beri tugas membentuk wadah alumni yang sudah lama kita
dambakan," ujar Adi yang saat ini diberi kepercayaan untuk mengelola
sejumlah perusahaan di bawah Banda Grup.
Marzuki, mahasiswa AKBP angkatan 1985 yang dimintai tanggapannya menyambut baik
rencana pembentukan Ikatan Alumni AKBP-STIE"KBP" Padang di Propinsi
Kepri ini.
Menurutnya, keberadaan sebuah organisasi alumni, pada dasarnya memegang peran
strategis, baik perannya untuk membesarkan nama almamater, maupun perannya di
tengah masyarakat.
"Dengan kapasitas dan kompetensi yang dimiliki masing-masing alumni, jika
hal tersebut disatukan dalam wadah organisasi alumni, saya yakin dan percaya,
organisasi tersebut akan bermanfaat dan memberikan hal yang positif, baik
kepada sesama alumni, maupun kepada masyarakat," ujar Marzuki yang juga
merupakan Sekretaris DPRD Kota Batam.
Hal senada juga disampaikan SM Taufik, mahasiswa AKBP angkatan 1978. Menurut
pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perindag Propinsi Kepri
tersebut, keberadaan wadah alumni, merupakan sesuatu yang positif.
Paling tidak menurutnya, dengan adanya wadah alumni, dapat menjadi ajang
mempererat dan menjalin tali silaturrahmi yang sudah lama putus, dengan sesama
almamater.
Terkait hal tersebut, sebagai salah seorang alumni, dia meminta, dengan
keberadaan wadah alumni ini, diharapkan mampu memberikan kontribusi yang
berarti terhadap mutu, kualitas dan eksistensi almamater AKBP-STIE"KBP
saat ini.
"Sehingga pada gilirannya, lulusan sekolah tersebut, dapat bersaing,
bermanfaat dan memberikan kontribusi yang berarti di tengah masyarakat,"
ujar SM Taufik.
Sementara Aldi Samjaya, mahasiswa STIE"KBP" angkatan 1997 menyatakan
apresiasinya atas pembentukan wadah alumni di Propinsi Kepri. Menurutnya
keberadaan wadah tersebut merupakan hal yang positif.
Dengan wadah tersebut menurut Wakil Pemimpin Redaksi Harian Umum Haluan Kepri
ini, diharapkan mampu meningkatkan hubungan emosional dan persaudaraan antar
sesama alumni dan para keluarga alumni.
